اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Alhamdulillah puja dan puji syukur kita panjatkan kepada Alloh subhanahu wa ta'ala yang menciptakan manusia dan memberi petunjuk berupa Al-Quran dan pada suatu saat kita akan kembali pada-Nya, Sholawat serta salam kita curahkan kepada Rosululloh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan kita berharap ketika kembali kepada Alloh subhanahu wa ta'ala kita adalah orang yang diakui oleh Rosululloh Muhammad shallallahu alaihi wasallam dari sebagian daripada umatnya.
Sahabatku yang dimuliakan Alloh, salah satu tanda kiamat adalah munculnya sosok Dajjal yang kan membawa fitnah terbesar didunia, dia mengaku sebagai Tuhan mampu menghidupkan makhluk yang sudah mati.
Akan tetapi kita perlu mengetahui seperti apa ciri-ciri Dajjal, karena hari ini banyak umat Islam yang mencoba menta’wilkan bahwa Dajjal itu bukan manusia, sehingga kita akan coba tengok kabar dari Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang fisik Dajjal. Dari situ kita mendapat kesimpulan bahwa Dajjal manusia atau bukan.
Yang pertama Rosul mengabarkan bahwa Dajjal itu metanya buta sebelah (kanan). “sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah matanya, sedangkan Alloh tidak buta sebelah matanya”. Kenapa dibandingkan dengan Alloh..? karena Dajjal mengaku bahwa dirinya adalah Rabb.
Maka kita harus paham tidak mungkin Alloh buta sebelah, karena Alloh tidaklah buta sedangkan Dajjal mengaku sebagai Rabb tetapi buta berarti dia bukanlah Rabb, dia adalah Dajjal.
Banyak manusia yang nantinya akan menjadi pengikut Dajjal karena Dajjal akan keluar disaat kondisi paceklik tidak ada makanan, disaat negeri mengalami kahancuran tiba-tiba Dajjal menawarkan solusi siapa yang beriman kepadanya maka negeri ini menjadi subur, makmur, ekonominya akan bagus, tetapi siapa yang mendustakannya maka negeri itu kan hancur.
Karena itu banyak yang mengikutinya sekalipun matanya buta sebelah, karena banyak pengikutnya juga maka perbuatannya akan semakin Dzolim sebagimana Fir’aun yang berkuasa akhirnya Fir’aun mengatakan “Saya Tuhanmu yang paling tinggi”
Dajjal pun demikian ketika banyak pengikutnya “Saya Tuhan kalian” -katanya
Dan Nabi mengingatkan “Alloh tidak buta”
Buta dan yang sebelah menyembul “Dajjal buta disebelah kanan seolah-olah matanya itu buah anggur yang mengapung”. Diriwayat lain “Mata sebelah berwarna hijau seperti kaca”
“Tatkala aku bermimpi tawaf di Ka’bah maka ketika itu aku melihat ada seorang laki-laki berbadan besar, kemerah-merahan kulitnya, rambutnya keriting, matanya buta sebelah, yang stau matanya seperti anggur yang terapung, Itulah Dajjal”
Maka dari itu perlu diketahui ciri-ciri Dajjal adalah Berbadan Besar (Gemuk, Kekar), Kulitnya kemerah-merahan, Rambutnya keriting, Matanya buta sebelah, Mata yang satunya seperti anggur yang mengapung.
Bahkan dalam riwayat yang lain disebut kakinya bengkok dan tertulis kata “Kafir / كفر” diantara kedua matanya.
Kalau hari ini perut kita kenyang, badan kita sehat, ekonomi jalan, Rumah tangga kita bahagia mungkin kita ketika ada sosok seperti itu mengaku jadi Tuhan kita langsung mengingkarinya.
Tetapi apabila kita dalam kondisi terbalik kemudian ada sosok yang memberi solusi, yang sakit disentuh langsung sembuh, yang dalam kesulitan ekonomi Dajjal dengan segera memberikan harta benda (Emas).
Jaman Paceklik bahkah hewan-hewan binasa begitu suatu negeri dilewati Dajjal dan dia pun beriman maka hewan ternak pun sehat dan subur, hijau-hijauan tumbuh, apakah wajar apabila orang mau mengakui dia itu Tuhan sekalipun ada tulisan “Kafir”
Maka dari itu, kita berlatih jangan menjadi manusia yang meterialistik, apabila kita mengukur kebahagiaan dari segi materialistik bukan tidak mungkina kelak kita akan menjadi pengikut Dajjal.
Apakah tulisan Kafir didahi tidak terbaca sehingga banyak pengikut Dajjal..?
Bahkan tulisan itu bisa dibaca oleh setiap orang yang beriman, kalau tidak beriman mungkin tidak bisa membaca atau tidak terlihat, tetapi orang beriman bisa membaca maka dari itu disebutkan “tertulis diantara dua matanya Kafir bisa dibaca oleh setiap orang beriman”
Hanya saja iman dijaman tersebut sangetlah goncang karena uang, dijaman sekarang seperti sudah nampak kebaikan seseorang diukur dari uang dan Dajjal keluar menguasai sistem yang ada.
Sekalipun orang beriman yang tidak bisa membaca tulisan Arab kelak bisa mengetahui tulisan diDahi Dajjal, karena iman membuat sesorang mempunyai Bashiroh pada saat ini pun sama ada orang yang mungkin tumpul penglihatannya karena tidak memiliki Iman ada orang yang tajam penglihatannya karena Iman didada.
Apa yang dilakukan Dajjal ketika keluar..?
Dia menyeru dia mengaku bahwa dirinya Nabi, Nabi shallallahu alaihi wasallam
mengingatkan bahwa tidak ada Nabi setelahku. Berarti apabila ada orang
mengaku Nabi itu adalah kesesatan. Ketika Dajjal mempunya banyak pengikut
kemudian dia berkata bahwa dia adalah Tuhan. Padahal kalian tidak bisa melihat
Tuhan kalian sampai kalian mati.
Dari ini kita simpulkan Dajjal itu manusia dari keturunan Adam, bukan Jin, bukan Setan, bukan Simbol karena Nabi menyebutkan ciri fisiknya berarti Dajjal adalah sosok manusia.
Berarti kalangan mutazilah yang tidak percaya keberadaan Dajjal dia menta’wilkan Dajjal itu hanyalah simbol kebohongan kita katakan keyakinan itu bathil, yang benar Dajjal itu adalah nyata, sosok manusia, keturunan Adam.
Dengan fitnah sedemikian dahsyat fitnahnya memang ada orang yang Alloh kasih kekuatan yang luar biasa kepadanya tinggal kenikmatan itu digunakan untuk taat atau untuk bermaksiat.
Dan Dajjal diberi kenikmatan oleh Alloh justru dijadikan sarana untuk bermaksiat bahkan menyesatkan manusia. Dajjal makhluk Alloh sebagaimana setan yang diberi kemampuan oleh Alloh mereka bisa melihat kita sedangkan kita tidak bisa melihat mereka dan bisa menjelma menjadi apa saja semua atas ijin Alloh.
Keberadaan Dajjal menjadi ujian bagi orang – orang yang beriman apakan tetap kuat dengan keimanannya atau akan berpaling
Link Video : Ciri - Ciri Dajjal
SEMOGA BERMANFAAT
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Komentar
Posting Komentar